albaqarah : 74 'Kemudian sesudah itu, hati kamu juga menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal di antara batu-batu itu ada yang terpancar dan mengalir air sungai daripadanya dan ada pula di antaranya yang pecah-pecah terbelah lalu keluar mata air daripadanya dan ada juga di antaranya yang jatuh ke bawah kerana takut kepada Allah; sedang Allah tidak sekali-kali lalai daripada apa yang kamu kerjakan.'
Sedang batu boleh pecah mengaliri air dari celahnya dek ketakutan dan khashyatiLlah. Apa pula hati yang asalnya terdiri dari sel-sel hati bernama hepatocytes, langsung tiada unsur mineral yang punya sifat keras.
Tapi batin tak sama dengan zahir. Zahirnya hepatocyte, batinnya batu! Batu yang sekian lama memegang nama unsur mineral yang keras pun boleh pecah dek ketakutannya pada Tuhan. Batu yang kelihatan sekadar kaku di tepi jalan di sepak kita mungkin sebenarnya sedang berzikir mengingati ALlah, apalagi kita yang punya akal dan tangan kaki yang bergerak. Takutlah pada Allah!
Thursday, 18 December 2008
Subscribe to:
Posts (Atom)
